Dwi Sasono Tampil Jadi Bapak yang Problematik di Trailer TerbaruFilm Jangan Buang Ibu, Tayang di Bulan Juni Ini!

banner 120x600
banner 468x60

Jakarta, Merdekaonlinetv.id-Aktor Dwi Sasono tampil berbeda saat ia menjadi sosok
ayah yang problematik. Ia terlihat banyak mengeluarkan kata kasar hingga
membentak, bahkan melakukan kekerasan fisik. Namun, penampilan itu ditunjukkan Dwi Sasono dalam official trailer terbaru film Jangan Buang Ibu yang akan tayang bulan Juni ini di bioskop Indonesia.

Setelah merilis trailer sebelumnya yang mengharukan dari sudut pandang perjuangan seorang ibu dalam membesarkan ketiga anaknya, kini Leo Pictures merilis cuplikan adegan yang akan membuat penonton terhenyak saat menyaksikan penampilan Dwi Sasono yang jauh di luar dugaan.

banner 325x300

Di trailer terbarunya, Jangan Buang Ibu juga menampilkan kisah tiga anak yang tumbuh dewasa tanpa kasih sayang seorang ayah. Sebuah perasaan dan pengalaman yang banyak dialami anak di Indonesia.

Memerankan seorang bapak yang problematik dan sosoknya tak hadir untuk
keluarga menjadi tantangan tersendiri bagi Dwi Sasono yang dikenal sebagai seorang
family man. Namun, ia menyadari bahwa kondisi yang dihadapi oleh karakter Bapak
di film Jangan Buang Ibu adalah karena orangtua ingin anaknya berhasil.

“Dia punya harapan yang terbaik untuk anaknya. Dia tidak mau anaknya gagal
seperti dia,” kata Dwi Sasono.

Sementara itu, Dwi sendiri menerapkan parenting bahwa anak adalah titipan, dan
bukan sepenuhnya milik orangtua.

“Parenting yang saya jalani terhadap anak-anak saya, saya percaya anak-anak saya
itu bukan milik saya, tapi mereka itu milik semesta. Saya percaya setiap kelahiran itu
punya misinya masing-masing, punya blueprint-nya masing-masing,” tambah Dwi.

Sementara itu, Saputra Kori, yang memerankan Tria di film ini, anak bungsu dari Ibu Ristiana, digambarkan sebagai anak yang tak memiliki kasih sayang dari bapaknya bahkan sejak ia dalam kandungan.

Tria tak mengenal siapa sosok ayahnya, hingga ia tumbuh sebagai remaja. Dan
karena situasi itu, Tria tumbuh menjadi anak yang ‘cukup’ nakal di sekolah. Namun,
karena didikan dan kasih sayang ibunya, ia pun berusaha memperbaiki semuanya.

“Kalau aku di kehidupan nyata jadi anaknya Ibu Ristiana, aku tidak akan melakukan
hal-hal bodoh. Aku akan fokus bekerja, benar-benar segiat mungkin sampai aku bisa membalikkan derajat keluargaku dan aku enggak bakal bawa Ibu Ristiana ke tempat yang seperti di film. Aku bakal bikinin dia rumah, aku bakal ajak dia tinggal di sana, aku enggak akan pernah lupain dia,” ujar Saputra Kori.

Di film Jangan Buang Ibu yang akan tayang bulan Juni ini, Dwi Sasono beradu peran dengan Nirina Zubir sebagai suami istri. Keduanya akan menampilkan dinamika orangtua yang penuh emosi dan membawa pengalaman banyak orang dari dalam rumah.

Selain Dwi Sasono, Nirina Zubir, dan Saputra Kori, Jangan Buang Ibu juga dibintangi oleh Refal Hady, Amanda Manopo, Basmalah Gralind, Erika Carlina, Saskia Chadwick, Fadly Faisal, Farrell Rafisqy, Jared Ali, dan Humaira Jahra.

Disutradarai oleh sutradara blockbuster Hadrah Daeng Ratu, produser Agung
Saputra yang juga telah memproduksi banyak film blockbuster, serta penulis
blockbuster Widya Arifianti, Jangan Buang Ibu akan hadir menemani keluarga
Indonesia mulai 25 Juni 2026 di bioskop.

Jangan Buang Ibu juga akan melanjutkan sukses Leo Pictures setelah sukses
blockbuster drama keluarga Bila Esok Ibu Tiada yang meraih 3,9 juta lebih penonton di bioskop.

Ikuti informasi terbaru film Jangan Buang Ibu melalui media sosial resmi Instagram
@leopictures_official, @filmjanganbuangibu,
dan TikTok @leopicturesofficial.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *