Tangerang, Merdekaonlinetv.id – JIO Distribusi Indonesia sebagai pemegang bendera otomotif BAIC Indonesia memasang target pertumbuhan di pasar otomotif Indonesia pada 2026.
Sebagai pemain terbilang baru di dunia pasar otomotif di Indonesia, BAIC telah mencatat peningkatan market nya di 2025, perusahaan ini menargetkan penjualanan nya hingga lebih dari dua kali lipat di tahun ini. Pasalnya, menurut Chief Operating Officer of BAIC Indonesia Dhani Yahya perusahaan telah menyiapkan berbagai cara strategi untuk pencapaian target . Mulai dari penambahan jaringan dealer, peluncuran model baru yang termasuk mobil listrik itu sendiri.
“Jadi pertumbuhan itu bisa dicatat kurang lebih 200 persen dari 677 unit di tahun 2025 menjadi kisaran 2.018 unit di 2026 ini. Jadi tumbuh 210 persen dan itu perancanaan dari perusahaan kami ” kata Chief Operating Officer of BAIC Indonesia Dhani Yahya dalam keterangan nya dihadapan awak media di Roemah koffie, BSD Serpong,Tangerang, Kamis (5/3/2026).
Dan untuk diketahui juga, lanjut Dia, bahwa pada tahun 2024 perusahaan otomotif pabrikan China ini, BAIC Indonesia telah mencatat penjualan otomotif nya sebanyak 198 unit. “Artinya, target penjualanan 2026 ini menjadi lonjakan terbesar dibandingkan pencapaian sebelum nya (Tahun 2024) itu,” ungkapnya.
“Oleh karena nya, untuk pencapaian target tersebut, perusahaan (BAIC) akan menambah 10 jaringan dealer. Kemudian juga akan memperkenalkan produk otomotif baru nya yakni, Arcfox T1 dan BAIC X1 selain mobil listrik tentunya,” terangnya.
Selain itu, perusahaan juga akan menyiapkan strategi market di kota-kota besar Indonesia. Dan tentu BAIC juga mengevaluasi agar efisiensi operasional market BAIC tetap kompetitif ditengah kompetitor – kompetitor otomotif yang semakin ketat di Indonesia. (SR)











